<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>vicarth'blog</title>
	<atom:link href="http://coolfaces.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://coolfaces.wordpress.com</link>
	<description>Just another,another and another not improtant.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Mar 2011 08:15:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='coolfaces.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>vicarth'blog</title>
		<link>http://coolfaces.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://coolfaces.wordpress.com/osd.xml" title="vicarth&#039;blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://coolfaces.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mistery Rumah Tua</title>
		<link>http://coolfaces.wordpress.com/2011/03/24/mistery-rumah-tua/</link>
		<comments>http://coolfaces.wordpress.com/2011/03/24/mistery-rumah-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 07:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicarth</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coolfaces.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Matahari sudah mulai menampakan sinarnya,menyinari bumi dengan cahaya hangatnya.seperti pagi pagi sebelumnya,bangun tidur,mandi,memakai seragam merah putih,memakai ransel hitam di puggung,menghabiskan sarapan secepat aku bisa sebelum ibuku mengomel. ”julie!,cepat berangkat sebelum terlambat!” “oke mom!” jawabku kesal,memang ibuku termasuk ibu yang bawel. setelah perutku kenyang,aku langsung berlari menuju rak sepatu yang terletak di dekat pintu.memakainya secepat aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coolfaces.wordpress.com&amp;blog=6737783&amp;post=176&amp;subd=coolfaces&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left:60px;"><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:small;">Matahari sudah mulai menampakan sinarnya,menyinari bumi dengan cahaya hangatnya.seperti pagi pagi sebelumnya,bangun tidur,mandi,memakai seragam merah putih,memakai ransel hitam di puggung,menghabiskan sarapan secepat aku bisa sebelum ibuku mengomel. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”julie!,cepat berangkat sebelum terlambat!” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oke mom!” jawabku kesal,memang ibuku termasuk ibu yang bawel. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">setelah perutku kenyang,aku langsung berlari menuju rak sepatu yang terletak di dekat pintu.memakainya secepat aku bisa,kenapa aku selalu terlambat?ini takdir atau karena aku malas bangun pagi?   Hmmmmm kurasa dua duanya. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">setelah sepatu dan kakiku menyatu,aku bergegas berlari kearah garasi mengambil sepeda pink kebanggaanku. mengayuhnya secepat aku bisa,dan seperti biasa di depan pintu gerbang rumahku sudah menunggu sahabatku,sasa. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”cepat julie,kita hampir terlambat nih” mengatakanya dengan sedikit kesal. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">sasa  anak yang baik,pintar,cantik pula.kulitnya seputih bulan dan rambutnya  selembut kain sutra. berbeda sekali denganku yang pemalas dan terkenal tomboy,walaupun begitu aku memiliki mata yang lebih cantik di banding miliknya. paling tidak menurutku. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">aku dan sasa mulai beradu cepat menyusuri jalan berlomba menuju sekolah.tapi pada saat melewati perempatan yang kedua,sasa mendadak berhenti. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”rumah nenek sihir&#8230;.”  katanya lirih.                                                                                                           di kejauhan memang terlihat rumah yang tak terawat,halamanya di penuhi dedaunan yang layu dan pohon pohon yang kering kerontang ditambah tanaman liar yang merajalela membuat suasana bertambah horror. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”lebih baik kita ambil jalan lain supaya lebih aman” memandangiku dengan serius. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oke” jawabku pelan. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Sesampainya di sekolah,kami berlari kencang menuju kelas menghindari kemarahan guru matek kami. tapi sesampai di kelas murid murid masih bermain bebas,ternyata pak budi lebih malas dibandingku!. meletakkan tas dan duduk seperti biasa di lini belakang,disamping kiri ada sasa dan di sebelah kanan ada dua saudara kembar yang tengil. jemmy dan jerry.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”hey tomboy,mau lihat otot otot ku yang sexy gak?” kata jemmy di iringi tawa cekikikan saudara kembarnya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”kemarin aku berhasil mengangkat beban seberat 20 kg!,cadas gak tu?”  aku memang sengaja tidak melihat dan pura pura tidak dengar.mendengar omong kosong mereka membuatku ingin muntah!,mereka hanya dua anak tolol yang suka cari masalah dan bahaya.membesarkan otot mereka tapi otak mereka tetap kecil. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Terjebak kebengongan sesaat karena menuggu guru yang pemalas itu,berpikir kalau pak budi sakit dan tidak bisa mengajar sehingga kelas di liburkan. itu merupakan mimpiku setiap malam.      mendadak keluar anak dengan tergopoh gopoh dari pintu masuk kelas membawa tas yang lebih besar dari ukuran badanya,itu eunice,anak aneh yang tergila gila dengan dongeng atau cerita fiksi. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">berjalan cepat menyusuri bangku bangku kelas,lalu duduk tepat di depanku.nafasnya masih terengah engah, punggungnya masih berkeringat dan rambutnya masih acak acakan.aku memerhatikanya sesaat,kenapa tuhan menciptakan manusia seaneh dia? Pikirku bercanda.mendadak dia berbalik dan memandangku dengan serius!pandangannya sangat tajam ke arahku! Aku mendadak gugup,dia bisa membaca pikiranku!?.aku mencoba tenang saat dia Memandangiku cukup lama dengan pandangan mata yang tajam seperti sedang membaca pikiranku. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“kau sudah dengar tentang rony si gendut?”  dia mulai bicara. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“maksudmu rony si rakus?” anak sebelah meja menyahut,itu jemmy.                                             melirikan matanya dengan pelan kearah dua bersaudara itu. memandangi mereka sesaat,lalu bergeser memandangi sasa lalu kembali lagi memfokuskan matanya kearahku.sadar kami berempat sedang memandanginya,dia mulai bicara, </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”kau tahu apa yang terjadi dengannya?” aku menggeleng pelan.                                                             ”dia terkena sihir&#8230;” mengatakanya dengan sedikit mendesis menguatkan arti kata sihir.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “sihir?” jemmy dan jerry bertanya serentak.eunice megganguk. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”wakakakak&#8230;”tawa kedua anak itu pecah mendengar omongan gadis aneh itu.                         ceritanya memang agak konyol,tapi aku tidak tega untuk menertawainya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”itu benar,bodoh!” sambil mengerasakan genggaman tangannya. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”dua hari yang lalu,rony bermain bola di dekat rumah penyihir itu,secara tidak sengaja dia menendang bola memasuki halaman rumah,karena rony lebih sayang bolanya dari pada nyawanya,dia memberanikan diri memasuki rumah penyihir itu,dia masuk dengan selamat dan keluar dengan selamat,tapi keesokan harinya dia jatuh sakit.” Berhenti sesaat,bersamaan dengan berhentinya tawa dua bersaudara tolol itu.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”dia terkena demam,suhu badanya tidak turun sampai dua hari ini,sudah di bawa ke dokter tapi dia belum sembuh sampai sekarang.” Suasana jadi hening ,jemmy dan jerry yang biasa cerewet hanya terdiam membisu,apalagi sasa. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“julie,rumahmu tidak jauh dari penyihir itu,berhati hatilah”. walaupun aku tidak percaya hal hal yang begituan, tapi kata kata eunice membuatku sedikit merinding.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “hei,anak anak,rindu denganku?” kata pak budi yang berjalan cepat memasuki kelas,merasa bersalah karena datang terlambat.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “maaf ya saya datang terlambat,soalnya banyak kerjaan di rumah” katanya meminta maaf. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oke  pak&#8230;.” jawab kelas serentak. dan hal yang membosankan pun di mulai,mendengar ocehan guru yang gak jelas,duduk di kursi kayu yang keras belum lagi kalau terserang rasa ngantuk!harus ijin ke UKS untuk tidur nih. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Ting tong! Bel yang kutunggu tunggu berbunyi.akhirnya aku bisa melepaskan lelah dengan tidur di rumah.mengemasi barang ku secepat aku bisa,lalu berjalan bersama sasa menyusuri sekolah mengambil sepeda kebanggaanku dan bergegas pulang kerumah.makan sekenyang kenyangnya lalu tidur. yup! itu rencanaku.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> tapi saat kami baru keluar dari tempat parkir sepeda,seseorang ngebut dengan sepedanya dari arah kiri lalu mendadak berhenti tepat di depanku,membuat debu di tanah melayang ke wajahku.ni orang ngajak ribut!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“hey cantik, hey tomboy” sapa jemmy dengan sepeda barunya.                                                          sialan ni anak! Sudah bikin aku batuk batuk manggil tomboy lagi,kalau aku laki laki sudah ku hajar dia!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“aku dan jerry akan melakukan petualangan ya ng mengasikkan” katanya percaya diri.                      tapi aku dan sasa hanya diam mengalihkan pandangan ke arah lain,pura pura tidak mendengar.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “kami berdua akan menangkap nenek sihir,mau ikut?” dia tersenyum. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“sorry,aku dan sasa punya pekerjaan lain yang lebih penting jadi..”  dari kiri terlihat seseoarang  ngebut dengan sepedanya dan berhenti tepat di depanku,menerbangkan kembali debu debu tanah ke wajahku.ini pasti jerry!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“kalau kalian mau ikut,datanglah ke rumah penyihir itu jam 2 tepat,dan saksikan aksi heroic kami” mengedipkan sebelah mata ke arah sasa,tapi sasa membalasnya dengan ekpresi jijik. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“ayo jer, kita hajar penyihir itu!!” mereka mengegas sepeda kayuhnya,lalu berlomba meniggalkan sekolah. aku memandangi dua anak bodoh itu yang sedang adu cepat.menangkap nenek sihir? kurang kerjaan!.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “oke,sampai nanti ya julie..” sasa melambai dan membelokan sepedanya ke arah yang berlainan dari arah rumahku.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “oke bye&#8230;” aku membalas lambaiannya.                                                                                             rumahku tidak jauh lagi,tidak sabar ingin tidur siang.bersepeda menyusuri jalan sendirian dengan tempo yang pelan,menikmati suasana jalan yang rindang dan sejuk.menghirup udara sedalam dalamnya lalu menghembuskan kembali,                                                               ”wiuuuuhh&#8230;.,aku suka tempat ini!” mengekpresikan kecintaanku dengan daerah tempat ku tinggal yang terkenal sejuk dan nyaman. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">saat sampai di perempatan yang kedua,aku menghentikan sepedaku.teringat kata kata eunice,rumah horror itu Cuma berjarak 20 meter dariku.rumah itu kosong tanpa penghuni selama bertahun tahun,tapi akhir akhir ini banyak anak yang melihat nenek sihir berkeliaran di sekitar rumah tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> rasa penasaran merasuki pikiranku,mengayuh sepedaku pelan menghampiri rumah itu.tapi kakiku tetap siaga kalau kalau ada sosok yang tidak ku iginkan muncul dari tempat itu,aku bisa mengayuh sepedaku secepat mungkin.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">berhenti tepat di depan gerbang,rumah itu lebih besar dari yang ku kira,hanya ada hawa kematian dari rumah tersebut,dedaunan yang layu,pohon tua  yang kering kerontang,cat tembok yang mulai mengelupas.                                                                    aku memandangi rumah itu sesaat,tidak ada tanda kehidupan. ternyata rumah itu masih kosong seperti dulu,tidak ada yang namanya nenek sihir.hanya khayalan anak kecil saja. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> kembali mengayuh sepeda pink ku menuju rumah kesayanganku,tapi baru beberapa meter kedepan aku merasa ada seseorang atau sesuatu memerhatiaknku dari belakang!.                          aku mendadak berhenti,melihat jalan di belakangku,tapi sepi tak ada seoarangpun, lalu mengalihkan pandangan mataku kearah rumah horror itu,pemandanganya masih sama,tidak ada yang barubah,menegakkan sedikit kepalaku keatas memandang lantai 2 rumah itu.mataku melotot tak berkedip,jantungku berdetak kencang.ada bayangan hitam di jendela lantai dua rumah itu.nenek sihir!!.eunice benar! Nenek sihir itu benar benar ada! Bayangan hitam itu membuat jantungku berlari kencang,tapi aku tidak percaya! Ku gosokan tanganku untuk menjernihkan mata,tapi saat ku lihat lagi,bayangan itu sudah pergi,hanya jendela kosong setengah terbuka yang berdering karena tiupan angin. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“huuuuuuft&#8230;. ternyata hanya imajinasiku saja..” kataku lega.</span></p>
<p>“<span style="font-size:small;">momi.. aku pulang..” teriakku sambil membuka pintu rumah.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> Berjalan ke dapur mencari makan untuk mengisi perut yang bernyanyi ini.saat akan membuka pintu kulkas,aku melihat kertas yang bertuliskan “ julie,ibu dan ayah pergi ke rumah nenek sebentar,ku sediakan spageti untuk makan malam”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “spagetti!?” teriak ku spontan. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”awesome&#8230;.” kulihat mangkuk berisi mie bercampur saus yang menggoda itu di atas meja.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">”cukup 3 menit untuk menghabiskan spagetti itu!” mengambil sumpit,lalu berlomba dengan waktu untuk mengisi perut ini.3 menit kemudian&#8230;.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “wiuuuuuhhh&#8230;.” perutku sudah kenyang,saatnya tidur.                                                                   menaiki tangga,memasuki kamar,lalu merobohkan diri mengahantam kasur yang empuk. “hari ini aku kan memimpikan tom cruise”. Mencari posisi yang enak lalu memejamkan mata,dan berpetualang di dunia mimpiku. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">2 Jam berlalu&#8230;.,tubuh ini sudah tidak enak lagi untuk tidur,spontan membuka mata,bediri dari tidurku “woooaaahhh&#8230;.” dan mengolet. berjalan pelan dan terguyung guyung ke arah jendela karena masih terasa sedikit ngantuk.membuka jendela dan melihat pemandangan luar.itu merupakan kebiasaanku sehabis bagun tidur.sudah jam 5 sore,matahari mulai bersembunyi membuat langit berwarna orange.ku geserkan sedikit kepalaku kesamping,terlihat rumah horror yang di ceritakan eunice.walaupun di lihat dari jauh,rumah itu masih terlihat seram. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Kriiiinggg!!! kriiiinggg!! Telpon di lantai bawah berbunyi,mungkin momi yang khawatir,karena meniggalkan anaknya yang berumur 14 tahun ini sendirian di rumah.berjalan menyusuri tangga dan menempelkan ganggang telpon di telinga.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”hai mom”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “hei jul,ini sasa!” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oh,hei sasa ada pa?” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“aku punya berita buruk!” katanya resah.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “berita buruk apa?”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “jemmy dan jerry belum pulang dari tadi siang!” teriaknya binggung.                                                jemmy dan jerry hilang? Apa urusanku?. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”mereka belum pulang sejak ingin menangkap nenek sihir!”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “maksudmu mereka di tangkap nenek sihir?” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“yup!,gimana nih!?”                                                                                                                                   buseeet,,, pikiran konyol eunice merasuki sasa,virus itu benar benar mematikan.harus ku selamatkan sasa sebelum terlambat. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“jangan diam aja! Gimana nih aku binggung!”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “sasa..,nenek sihir itu tidak ada,hanya imajinasi saja,nanti kusuruh ayahku tuk ngecek rumah itu,smuanya pasti baik baik aja,tenang&#8230;” kucoba menenangkan sasa. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“bener nih?” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“iyaa,nenek sihir itu hanya dongeng,tidak ada di kehidupan nyata.” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oh.. gitu ya&#8230; “katanya lebih santai dan pelan.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “maaf ya jul,terbawa suasana nih,jadi malu..hehe..” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“gak masalah&#8230; denganku smuanya pasti beres” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“haha.. oke, sampai nanti ya”                                                                                                              “oke,bye” menutup ganggang telpon,huuuf.., pikiran eunice sudah merasuki semua orang,jerry,jemmy dan sekarang sasa.dunia ini memang hampir kiamat!.menaiki tangga dan kembali ke kamar mengerjakan tugas dari pak budi.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">aaaaarggh!! tugas ini susah sekali! Satu nomerpun aku gak bisa.                                                ”huuuuftt&#8230;..” terjebak kebenggongan sesaat,mau diapain nih soal?. </span></p>
<p><span style="font-size:small;"> jam sudah menunjukan pukul 6,saatnya mengunci pintu dan jendela.                                           Daripada binggung,mending besok nyontek aja di sekolah.                                                             menutup buku,bergegas ke lantai bawah mengunci pintu dan jendela ruang makan,dapur dan ruang tamu lalu kembali lagi ke atas mengunci jendela kamarku. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">berdiri di depan jendela,langit mulai berubah warna menjadi biru gelap semakin lama semakin menghitam.rumah rumah sudah mulai bercahaya karena sinar lampu. Tapi ada satu rumah yang tak pernah lepas dari perhatianku,yup,rumah “nenek sihir” yang di ceritakan eunice.rumah tua itu terkesan&#8230;..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “!!!!!!!!”  rumah itu bercahaya! Ada penghuni di rumah itu! jangan jangan&#8230;&#8230;                         jantungku berdetak kencang!memerhatikan rumah itu dengan teliti,ada seseorang di rumah itu,dia melmbai ke arahku,dia minta tolong! Jantungku berdetak lebih kencang,“itu jemmy!!” jemmy di tangkap nenek sihir! Kakiku gemetaran,bulu kudukku berdiri tegak,Eunice benar! Sasa benar! Aku salah! </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Aku berlari kencang ke lantai bawah lebih kencang dari detak jantungku. Menggenggam ganggang telpon dan memencet nomer sasa secepat aku bisa.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “sasa!, sasa!” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“da pa julie?”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “jemmy..je&#8230;jemmy di tangkap nenek sihir!” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“hah?”  “jemmy di tangkap nenek sihir! Aku melihatnya!”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “oh my&#8230;.  g mana donk?” sasa menjadi binggung sama sepertiku. ku coba menenangkan diri menghirup udara sedalam dalamnya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “jul, gimana donk?” sasa mendesak.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “oke,.. lebih baik kamu ke sini bawa senjata paling mematikan yang kau punya,kita akan menyelamatkan jemmy!!!” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oh&#8230; o..oke..” jawabnya ragu.                                                                                                                 setelah menutup ganggang telpon,ku beranikan diri kembali ke atas,melihat kembali rumah itu,apakah yang kulihat tadi nyata atau imajinasi saja. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">kakiku kembali bergetar,ternyata itu nyata! Bahkan lebih parah,sekarang ada dua orang di rumah tua itu yang melambai minta tolong,Jemmy dan yang satu lagi pasti jerry!. tanpa mepedulikan rasa takut,ku bergegas ke arah gudang mengambil barang yang cocok untuk di jadikan senjata.tongkat bisbol rasanya cukup untuk membuat kepala nenek itu benjol. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Tingtong!! Bel pintu depan berbunyi,itu pasti sasa.bergegas ke pintu depan dan membukanya,ternyata sasa tidak sendirian. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“eunice?”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “hei.. julie.” Dengan nada seram seperti biasa. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“aku yang mengajak eunice ke sini,ku pikir eunice akan banyak membantu” sahut sasa.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> Pikiranku semakin gila saat melihat eunice berpenampilan aneh. dia memakai baju berlapis seng di dada,panci di kepala,sapu di tangan kanan,tas super besar seperti tas militer di punggung dan speaker di tangan kiri. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“kenapa kau berpakaian seperti itu?” </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“ini pakaian anti sihir..” aku hanya diam dan pura pura percaya,tak ada gunanya berdebat dengan anak itu.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “oke.. kalian siap?” eunice mengganguk yakin sedang sasa hanya terdiam gelisah.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> ”ayo!!” dengan segala keberanian yang kami punya,kami berjalan yakin menuju rumah tua itu. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">Saat sampai di depan gerbang,keberanian itu hilang di sapu angin hanya menyisakan kaki yang gemetar dan jantung yang berdetak kencang.rumah itu lebih seram dari sebelumnya. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">mendadak gerbang itu terbuka dengan sendirinya! membuat kakiku semakin gemetaran. nenek sihir itu tau kedatangan ku! Perasaan gelisah menyerangku.                                                           ditengah rasa takut dan gelisah,eunice berjalan memasuki rumah itu,seolah olah dia tidak peduli dengan gerbang yang terbuka sendiri atau nenek sihir yang menuggunya. aku dan sasa mengikutinya dari belakang. ternyata eunice lebih gila dari yang ku kira,dia tak punya rasa takut. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">tiba tiba langkah eunice berhenti,bersamaan dengan langkahku dan sasa. terjadi keheningan sesaat,lalu terdengar langkah kaki dari rumah itu,langkah kaki itu mengarah ke pintu depan tepat dimana kami berdiri!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“sembunyii!” teriak eunice pelan.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> eunice berlari ke arah semak semak di ikuti langkahku dan sasa yang tergopoh gopoh. kami bersembunyi di semak semak,saat langkah itu semakin lama semakin mendekati pintu dan terdengar suara pintu terbuka. aku dan sasa memejamkan mata tak berani melihat sosok yang keluar dari pintu itu,hanya eunice yang berani mengintip. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">keheningan kembali terjadi,tapi tak ada tanda tanda dari nenek itu.ku beranikan diri untuk mengintip,pintu depan masih tertuup! Lalu bunyi apa itu tadi?. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“pintu samping terbuka..” kata eunice pelan. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“lebih baik kita masuk sekarang sebelum terlambat..” sebelum aku sempat menjawab,eunice sudah berlari ke arah pintu samping,aku dan sasa tidak punya pilihan lain selain mengikutinya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> kita sampai di pintu itu dengan selamat,walaupun kaki ini sudah seperti batu. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“lebih baik kita menyebar&#8230;supaya lebih cepat” saran eunice. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”lebih baik kita sama sama aja supaya lebih aman” sasa menyanggah. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“aku kan mencari di lantai bawah kalian berdua di lantai atas” kata eunice penuh percaya diri. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">sebelum sempat menjawab,eunice sudah berjalan memasuki rumah yang gelap itu.tak mau kalah dari anak aneh itu,aku dan sasa memberanikan diri memasuki rumah itu. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">berjalan menaiki tangga,memasuki ruangan yang penuh tumpukan buku usang. cahaya lampu yang remang remang tidak cukup untuk menerangi ruangan itu. sasa berjalan di depanku,memeriksa setiap sudut rak buku itu,mencari dua teman kami yang hilang.sedang aku hanya melihat lihat buku usang itu,banyak buku novel bertema fantay di sini,eunice pasti senang,itu kalau kita bisa keluar dengan selamat. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">tiba tiba sasa mencolek ku dari belakang,sebelum menoleh jantungku berdetak kencang!sasa berada tepat di depanku!,lalu siapa yang mencolek ku,, saat ku menoleh&#8230;</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “aaaghhhhh!!!!” nenek bermuka seram dengan topi buncit dan jubah hitam berada tepat di depanku!! Nenek sihir!! Jantungku seperti berhenti berdetak,kepalaku terasa berat dan pemandangan berubah jadi hitam.bruuk!!! aku pingsan.atau aku terkena sihir?.  &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">beberapa lama kemudian,aku kembali bisa merasakan tangan dan kakiku.aku tidur di tempat yang empuk,kurasa ini kasur kesayangan di kamar tidurku. ku buka mataku,lalu bangun dari tidurku,pikiranku kembali normal walaupun kepala ini masih terasa berat. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">benar,aku tidur di atas kasur,tapi&#8230;ini bukan kamarku!!.lantainya yang kotor,cat dinding yang mulai mengelupas,lampu yang remang remang&#8230; ini rumah nenek sihir itu!!.aku kembali panik! Aku berlari keluar ruangan mencari pertolongan.berlari sekuat tenaga menyelamatkan hidupku! ketika aku sampai di ruang utama,ruangan yang paling luas,aku melihat pintu di ujung ruangan, itu pintu keluarnya! Aku berlari kencang ke arah pintu tersebut,tapi sebelum aku sampai di depan pintu,pintu itu terbuka dan keluar seorang nenek berjubah hitam, </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“nenek sihir!!” teriakku spontan. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">nenek itu berjalan dengan baki yang di penuhi sesuatu misterius di atasnya,pikiranku semakin gila saat melihat seorang gadis berjalan di sampingnya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “sasa!?” teriaku kaget. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“oh,hei julie kau sudah sadar rupanya” sasa menjawab. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">aku terdiam kaku,sebuah hipotesis merasuki pikiranku,sasa di hipnotis!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“sasa! Apa yang terjadi dengan mu!? Menjauh dari nenek sihir itu atau kau nanti celaka!” teriakku binggung. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“hey! Relax&#8230; jangan kasar pada nyonya simpson..” seseorang menyahut teriakanku dari samping.                                                                                                                                                                itu jemmy! Dan di sampingnya jerry! Mereka sedang asik bermain video game,pikiranku semakin meledak!kenapa mereka tidak lari,malah asyik main video game!. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“ho ho.. tenang nak.. duduk dulu dan makan eskrim ini,biar temanmu ini yang menjelaskannya”  kata nenek itu sambil meletakan sesuatu di atas meja,ternyata baki itu penuh dengan eskrim. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”perkenalkan,nenek ini namanya nyonya simpson,dia datang ke rumah ini seminggu yang lalu” sasa mulai bicara.                                                                                                                                          Nenek sihir itu bernama simpson!gumamku. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”karena dia tidak mempunyai kerabat di daerah ini,dia tinggal di sini sendirian,karena itu dia belum sempat membersihkan rumah ini,jadi rumah ini masih kotor dan berantakan seperti rumah nenek sihir”.                                                                                                                                            Kata kata sasa mencairkan prasangka burukku,tapi belum membuatku yakin. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“lalu bagaimana dengan jimmy dan jerry? Katanya mereka ditangkap nenek sihir?”. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“bwahahahaha&#8230;”  tawa kedua bersaudara itu meledak. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">”kau benar benar imajinatif jul!” tambah jerry,ditertawain kedua orang bodoh itu adalah hal paling memalukan yang pernah ku alami!.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “begini ceritanya,saat mendengar cerita eunice tentang nenek sihir,kami sebagai pahlawan kota ini langsung mendatangi rumah ini berniat membasmi hal yang meresahkan warga.”</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “yang kami temukan bukan nenek sihir tapi nyonya simpson yang baik hati yang memberikan kami eskrim super lezat dan memperbolehkan kami main game terbaik sepanjang masa,need for speed!!!” tambah jemmy. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“jadi,kalian tidak pulang seharian hanya untuk main game?”  tanyaku tidak percaya. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“yup” mereka menjawab serentak. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“tapi aku melihat kalian se-” pertanyaanku berhenti saat melihat dua boneka berdiri melambai di jendela atas.ternyata yang kulihat tadi itu boneka!.sial,aku benar benar malu,berteriak nenek sihir kesana kemari,padahal nenek sihir itu tidak ada.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">tunggu,,,,,ada satu hal yang belum tuntas.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “lalu bagaimana dengan rony? Katanya dia sakit karena terkena sihir”. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“hohoho.. anak gendut itu?,beberapa hari yang lalu dia kemari mengambil bolanya yang masuk ke halaman rumah ini,karena aku punya banyak eskrim dan tidak kuat menghabiskannya sendirian,aku tawarin dia eskrim,eh dia sangat suka eskrim ini dan habis 5 mangkok!” kata nenek itu dengan penuh senyum di bibirnya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> “jadi dia sakit demam karena kebanyakan makan eskrim?”  tanyaku pada diri sendiri. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">huuuuf&#8230;.. perasaanku lega&#8230; tidak ada yang namanya nenek sihir,hanya imajinasi eunice saja.sial,anak itu sudah menipu kita semua. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">“eh,eunice kemana?” tanyaku penasaran.                                                                                                sasa mengelangkan kepalanya ke samping,terlihat eunice sedang asik membaca buku di sebelah rak buku yang penuh dengan novel fantasy. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">anak aneh itu memang benar benar aneh!,tapi tak apalah. kalau bukan karena dia aku tidak bisa melewati hari yang mendebarkan ini. </span></p>
<p><span style="font-size:small;">melepas lelah dengan makan eskrim buatan nenek simpson. wow! eskrim ini lezat sekali,tak heran rony habis 5 mangkok.</span></p>
<p><span style="font-size:small;"> perasaanku kembali khawatir saat melihat jam dinding yang menunjukan pukul 9 malam.bakalan kena marah nih.tapi tak apa,ada pelajaran yang kudapat hari ini.jangan berprasangka buruk dulu sebelum kau tahu persis apa yang terjadi.jika kau tidak mau berakhir seperti aku. (-_-).</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/coolfaces.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/coolfaces.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=coolfaces.wordpress.com&amp;blog=6737783&amp;post=176&amp;subd=coolfaces&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coolfaces.wordpress.com/2011/03/24/mistery-rumah-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d43d45ed75807d58ca2da49594072388?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vicarth</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
